Open House Istana Jakarta Hidangkan Ragam Kuliner Nusantara

Istana Kepresidenan Jakarta membuka pintunya untuk masyarakat umum dalam acara gelar griya atau open house pada Sabtu, 21 Maret 2026. Salah satu daya tarik utama acara ini adalah penyajian beragam makanan khas Nusantara yang dapat dinikmati secara gratis oleh para pengunjung.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean tertib dari masyarakat yang ingin mencicipi berbagai hidangan. Acara yang berpusat di halaman tengah Istana Merdeka ini menyediakan sebuah tenda besar berisi berbagai tenant kuliner.

Akses dan Pelayanan untuk Masyarakat

Masyarakat mulai diizinkan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta mulai pukul 13.00 WIB. Penyandang disabilitas mendapatkan prioritas untuk masuk terlebih dahulu. Para pengunjung baru langsung diarahkan ke halaman tengah untuk menikmati hidangan sembari disuguhi berbagai pertunjukan hiburan.

Ragam Kuliner yang Dihidangkan

Menu yang disajikan sangat beragam, mencerminkan kekayaan kuliner Indonesia. Pengunjung dapat menikmati mie ayam Bangka, bakso Solo, sate ayam, siomay, serta berbagai jajanan tradisional. Untuk melepas dahaga, tersedia es kopi, es kelapa, es teler, dan es campur.

Tak ketinggalan, suasana Hari Raya juga terasa dengan kehadiran makanan khas Lebaran seperti opor ayam dan ketupat. Beberapa petugas ditugaskan khusus untuk melayani pengunjung, namun masyarakat diperbolehkan mengambil makanan apa pun sepuasnya tanpa batasan.

Suvenir dan Pernyataan Resmi

Selain jamuan makan, Istana juga menyiapkan suvenir untuk para pengunjung. Anak-anak yang datang tidak ketinggalan, mereka diberikan mainan sebagai hadiah.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa open house ini memang dikhususkan untuk masyarakat umum. Ia juga menyampaikan bahwa para menteri tidak diwajibkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara ini.

“Jadi sore hari ini memang khusus untuk masyarakat umum kita buka,” jelas Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Pernyataan ini menegaskan komitmen acara sebagai ruang keterbukaan dan silaturahmi langsung antara istana dan rakyat.

You May Also Like

More From Author