www.winc-proxy — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka (UT) menegaskan kembali komitmen strategisnya dalam penguatan riset dan pengabdian masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui acara Penyerahan Kontrak Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun Anggaran 2026, peluncuran Katalog Inovasi, serta pemberian Anugerah Karya Inovasi Catha Sancaya yang digelar di Universitas Terbuka Convention Center.

Komitmen Konkret dengan Alokasi Dana Besar

Mengusung tema “Riset dan PkM Berdampak untuk Mewujudkan UT yang Unggul”, kegiatan ini menjadi penanda dimulainya berbagai program strategis. UT menunjukkan keseriusannya dengan mengalokasikan dana internal mencapai Rp67 miliar pada tahun 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk beragam skema, mulai dari penelitian kompetitif, penugasan, kelompok riset, hingga kolaborasi nasional dan internasional.

Dana juga diperuntukkan bagi pengembangan MOOCs dan microcredential, hilirisasi produk riset, serta mendukung penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa strata satu (S1). Langkah ini mencerminkan visi bahwa inovasi akademik tidak boleh berhenti pada publikasi jurnal, tetapi harus menjawab kebutuhan nyata di masyarakat.

Skema Pengabdian yang Menyentuh Berbagai Lapisan

Di bidang pengabdian masyarakat, UT menghadirkan berbagai skema yang komprehensif. Skema tersebut meliputi PkM Dosen dan Komunitas, PkM Nasional Desa Binaan, hingga program berlevel internasional. UT juga memiliki program khusus untuk penanganan kebencanaan serta pengembangan kewirausahaan mahasiswa.

Seluruh proses pengelolaan, mulai dari pengajuan proposal, seleksi, hingga pelaporan, dilakukan secara digital melalui sistem Simpenmas yang dikelola LPPM. Model tata kelola modern ini menekankan transparansi dan efisiensi, sejalan dengan transformasi digital yang terus dijalankan UT sebagai perguruan tinggi terbuka.

Katalog Inovasi sebagai Etalase Karya Terpilih

Salah satu highlight dalam acara ini adalah peluncuran Katalog Karya Inovasi dan Pengabdian Universitas Terbuka untuk Negeri Tahun 2025. Katalog ini berfungsi sebagai etalase yang mendokumentasikan capaian terbaik civitas akademika UT selama setahun terakhir.

Sebanyak 45 karya inovasi terpilih tercantum di dalamnya, dengan rincian 12 produk penelitian keilmuan, 22 produk hasil kegiatan PkM, dan 11 produk riset inovasi. Katalog ini menjadi bukti nyata dari proses panjang riset dan pengabdian yang telah dilakukan, sekaligus inspirasi untuk karya-karya mendatang.

Dengan langkah-langkah sistematis ini, UT tidak hanya memperkuat posisinya di dunia akademik, tetapi juga secara aktif berkontribusi dalam memecahkan persoalan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.

You May Also Like

More From Author