Lalu Lintas Tol Regional Nusantar Meningkat 6% Saat Mudik 2026

PT Jasa Marga mencatat adanya peningkatan signifikan dalam volume lalu lintas di sepanjang Ruas Tol Regional Nusantara selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Data menunjukkan total pergerakan kendaraan dari H-10 hingga H+6 Lebaran, yaitu pada tanggal 11 hingga 27 Maret 2026, mencapai angka 3.294.279 kendaraan.

Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 6,01 persen jika dibandingkan dengan volume normal yang biasanya tercatat sekitar 3.107.400 kendaraan. Lonjakan ini mengonfirmasi tingginya mobilitas masyarakat selama momen tahunan tersebut.

Imbauan untuk Para Pemudik

Menyikapi kondisi ini, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengimbau masyarakat untuk melakukan perencanaan perjalanan dengan matang. Kesiapan kendaraan dan pengendara menjadi faktor kunci untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan di jalan tol.

“Kami mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang dengan baik. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, BBM cukup, saldo uang elektronik terisi, serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” pesan Rivan dalam keterangan resminya pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Manfaatkan Teknologi untuk Pantau Jalan

Untuk membantu perencanaan, Jasa Marga menganjurkan pengemudi memanfaatkan aplikasi Travoy. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses informasi kondisi lalu lintas secara real-time dengan memantau feed dari kamera CCTV yang terpasang di sepanjang jalan tol.

Rincian Peningkatan di Tiap Ruas

Peningkatan volume lalu lintas tidak merata, dengan beberapa ruas mencatat lonjakan yang lebih tinggi daripada rata-rata nasional. Berikut adalah rinciannya hingga H+6 Lebaran:

1. Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi

Ruas ini mencatat 319.629 kendaraan, meningkat tajam sebesar 24,52% dari volume normal 256.683 kendaraan. Data operasional menunjukkan, Gerbang Tol (GT) Kualanamu menjadi titik yang ramai. Sebanyak 97.303 kendaraan tercatat masuk dari GT ini yang berasal dari Bandara Internasional Kualanamu, naik 21,54%. Sementara itu, 103.894 kendaraan terdata menuju bandara melalui GT yang sama, mengalami peningkatan 20,89%.

2. Ruas Tol Balikpapan–Samarinda

Lalu lintas di ruas Kalimantan ini juga mengalami eskalasi yang cukup besar. Volume kendaraan mencapai 263.135, yang berarti terjadi kenaikan hingga 48,69% dibandingkan kondisi normal yang hanya 176.972 kendaraan.

You May Also Like

More From Author